Ratna Sofia

Author

Your LIFE. Passion or poison?

1 comment

Dua kata yang dibangun dari variabel huruf yang semuanya hampir sama, yang kemudian berimbas pada pelafalan yang cukup dekat.

Passion dan poison seperti dipisahkan oleh selembar kain saja. Keduanya punya arti yang sama-sama ekstrem.

Saat suatu hal menjadi passion, kita bisa lakukan apa saja untuk menebusnya, untuk membayarnya. Keringat, kerja keras, lelah, terobral dengan sangat baik, bahkan tak jarang cuma-cuma, alias gratis. Melakukannya pun dengan senang hati. Setiap butir keringat, setiap sekaan lelah, justru menaikkan satu tingkat bahagia.

Tapi saat suatu hal tadi menjadi poison, habis sudah semuanya. Bahkan long, long time ago, sudah ada kalimat ini “karena nila setitik, rusak susu sebelanga”. Mau sesehat dan sebersih apapun, juga sebanyak apapun susu, saat ada racun setitik saja yang menetes di tengahnya, habislah kita.

Tentang Cita-Cita.

Pernah ada di suatu titik pengejaran mimpi dengan berbekal passion yang hebat. Dan benar, hanya berbekal itu, terbabat semua yang ada di depan. Tapi kemudian, entah bagaimana, passion itu lumpuh, dan berubah jadi poison. Merobek mimpi itu dengan tangan sendiri, meninggalkan dan memusuhinya untuk waktu yang sangat lama.

Detik ini. Kuliahmu, passion kah atau poison?

Detik ini. Organisasimu, passion kah atau poison?

Detik ini. Mimpi-mimpi bermusikmu, passion kah atau poison?

Detik ini. Waktu lengangmu, passion kah atau poison?

Detik ini. Mimpi yang kau gambar saat kecil dulu, passion kah, atau poison? :”)

Jika jawabannya yang pertama, bersyukurlah, dan bertahanlah. Sungguh, mendapat passion jauh lebih mudah, daripada memelihara dan mempertahankannya sampai tujuan kelak.

Jika jawabannya yang kedua, hanya ada dua pilihan, bergegas mencari penawar atau mati :)

Selamat Minggu Pagi :))               
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

1 comment:

Please leave your comment here :