Waktu umur 4 tahunan, mimpi seorang Ratna kecil adalah punya kelinci o:). Hahahaha terdengar konyol. Tapi serius, itu mimpi terbesar jaman dulu .__. Alhamdulillah kesampaian. Beberapa tahun kemudiannya.
Waktu masuk SD, mimpinya nambah lagi : juara kelas. Alhamdulillah. Predikat juara 1 belum pernah berpindah ke tangan orang lain :')
Berganti ke masa putih biru, lalu putih abu. Ada yang satu-satu digapai, tapi ada yang gugur. Banyak mimpi yang tergantung tinggi, lalu jatuh.
Yang paling saya ingat, di ujung SMA, mimpi besar saya adalah tentang pilihan kampus. Saat itu Tuhan bilang, “Tidak” untuk mimpi itu. Sedih memang. Tapi apa yang terjalani sekarang, menunjukkan jawaban Tuhan yang bilang nggak waktu itu, karena Dia lagi nyiapin pilihan yang jauh lebih baik.
Menginjak masa kuliah, menelurkan pola pikir yang berubah. Tapi si penyuka kelinci ini, masih punya mimpi. Dan akan selalu punya. Akademik. Penjelajahan. Pengalaman. Dan, ah, tak perlu diurai. Biar semuanya tergantung 5 cm dari kening ini :’)
Soal mimpi, teringat, suatu hari saya pernah bilang ke seorang sahabat, “Suatu saat nanti gue akan punya buku sendiri. Nanti ada nama guenya disana. Dia bakal ada di semua Gramed. Di Gudang Buku Sapta juga bakal ada kok”, kata saya sambil nyengir.
Hehe.. Terdengar mustahil bukan?
Ah, semoga begitu. Dengan terdengar mustahil bagi banyak orang, mimpi ini akan semakin menyenangkan :’)
Lantai 1.
22:25 WIB.
Catatan : Meski masih kolaborasi, tapi kampus yang gagal saya masuki dulu, sekarang merekalah yang menerbitkan buku yang bertuliskan nama saya :”) Yeah, bukunya akan terbit!! Thanks, UGM ;)
wih UGM
ReplyDeletebuku apa na? mau baca dong
ReplyDeleteKa nida bukan nih? haha..
ReplyDeletenanti dikabarin deh kak ;)
Wah tingkat kekerenan ratna nambah terus nih :D Ikutan kepo aaa, buku km judulnya apa na? Mau baca, lebih mau lagi kalo dikasih gratis sama yg nulis :D Sukses terus naa~
ReplyDeletebelum hei.. akan :p
ReplyDeletemau bacaaaa buku nya apaa udh ada naa?
ReplyDelete