Hey, siapa yang tak mau punya banyak teman?
Si diam yang tak banyak bicara? Si pintar yang jenius? Bukan. Bukan kurasa.
Sepengetahuanku, siapapun lebih senang memperbanyak teman daripada musuh. Sudahlah jangan protes, itu sok tahuku saja. Tapi kawan, dalam berteman banyak hal yang kau butuhkan. Kesabaran, pengertian, percaya, peduli, dan –mungkin- peka. Tak selamanya teman bersikap seperti yang kau inginkan. Ada masanya ia menyebalkan –kau bisa membacanya sangat menyebalkan-, ada kalanya dia terlihat aneh, atau sesuatu telah membuat mood-nya rusak. Tapi dapatkah kau bayangkan, kaupun dapat berbuat demikian pada mereka? Ah kawan.. tak mudah. Sungguh tak mudah hidup berkawan tanpa meninggalkan luka segorespun. .. Mungkin seringkali rasa sesak hinggap di hatimu, mungkin banyak air mata yang sama-sama terbuang, mungkin seringkali harus kau korbankan rasamu. Dan mungkin dia melakukan hal yang sama sepertimu. Berdamailah kawan, berdamailah dengan riak hatimu..
Tak ingin kubuat catatan ini panjang. Namun tak akan kuakhiri tanpa permintaan maaf, sungguh maaf jika dalam masa pertemanan terlalu banyak sesuatu yang kugoreskan. Maaf jika tak biasa kubagi ceritaku. Maaf untuk luka-luka yang pernah tertinggalkan oleh jejakku..
Tak ingin kubuat catatan ini panjang. Namun tak akan kuakhiri tanpa permintaan maaf, sungguh maaf jika dalam masa pertemanan terlalu banyak sesuatu yang kugoreskan. Maaf jika tak biasa kubagi ceritaku. Maaf untuk luka-luka yang pernah tertinggalkan oleh jejakku..
Sebuah tempat, 110411, 07:10 WIB.
Tag to all my friends, from TK, SD, SMP, SMA, IPB, and you. :)
udah ya ratna .. egi juga mau minta maaf karna udah salah faham .. maaf kalo sempet sakit hati juga sama egi.. cobalah berbagi sama temen .. karna temen selalu mau mendengarkan dan membetulkan sesuatu yang terasa salah :)
ReplyDeletemaaf banget banget .. kamu tetep teman ku ratna sofia hariyati .. kamu tetep bagian dari memori hidup saya .. jangan sedih lagi sendirian okeyyy :D
:')
ReplyDelete